Halo semuanya! Kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman pribadi setelah memakai Lenovo ThinkPad X380 Yoga selama kurang lebih 1 tahun. Di tahun 2025 ini, pertanyaan yang sering muncul adalah: Masih worth it nggak sih laptop ini, apalagi buat kebutuhan kerja dan desain?
Performa yang Masih Bisa Diandalkan
Meskipun bukan laptop keluaran baru, ThinkPad X380 Yoga ternyata masih bisa diandalkan banget, terutama untuk kegiatan kerja ringan hingga menengah, seperti multitasking, browsing, nulis, dan bahkan desain grafis ringan pakai software seperti Photoshop atau Canva.
Dengan prosesor Intel Core i5/i7 generasi ke-8, RAM 8GB (bisa upgrade juga), dan SSD, performanya masih cukup responsif di tahun 2025 ini. Sistem berjalan lancar tanpa banyak hambatan, apalagi kalau sudah terbiasa menjaga performa dengan rajin bersih-bersih file dan update software.
Fleksibel dan Nyaman Dipakai
Yang paling saya suka dari seri Yoga ini adalah layar sentuhnya yang bisa diputar 360 derajat. Cocok banget buat presentasi, baca dokumen, atau sekadar nonton film dengan posisi tablet. Keyboard-nya juga nyaman banget buat ngetik lama, khas ThinkPad banget lah.
Desain: Klasik tapi Profesional
Secara tampilan, mungkin nggak sekeren ultrabook tipis zaman sekarang, tapi desain ThinkPad itu punya kesan profesional dan kokoh. Buat saya yang aktif di bidang desain dan sekolah, tampilannya masih oke dan nggak malu-maluin buat dibawa ke mana-mana.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
Performa masih oke untuk kerja & desain ringan
Layar sentuh + mode Yoga fleksibel banget
Build quality kokoh
Keyboard enak banget buat ngetik
Kekurangan:
Bezel layar agak tebal
Beratnya sedikit di atas rata-rata ultrabook modern
Baterai cukup, tapi tidak seirit laptop-laptop baru
Kesimpulan: Masih Worth It?
Jawabannya: YA, masih cukup worth it!
Kalau kamu butuh laptop dengan build yang kokoh, keyboard yang nyaman, dan performa yang stabil untuk kerja atau desain ringan, ThinkPad X380 Yoga masih bisa jadi pilihan yang tepat di tahun 2025. Apalagi harganya sekarang sudah jauh lebih terjangkau dibanding saat pertama rilis.
Tentu saja, sesuaikan juga dengan kebutuhan. Kalau kamu butuh untuk gaming berat atau rendering video 4K, mungkin ini bukan laptop yang ideal. Tapi untuk pelajar, pekerja kantoran, atau desainer ringan, ini bisa jadi laptop andalan yang tetap tangguh meski usianya nggak muda lagi.

0 Komentar